Selasa, 05 November 2019

Yuk Kenali Perbedaan Quotation Dan Invoice

07.21 Posted by pulpen cantik , No comments

Jika berbicara mengenai jual beli, maka pastinya anda akan mengenal istilah quotation dan invoice. Quotation adalah sebuah surat penawaran, sedangkan untuk invoice adalah faktur penjualan. Tak heran, jika terkadang masyarakat sering keliru untuk membedakan kedua hal tersebut. Untuk itu, kali ini akan dibahas mengenai perbedaan dari quotation dan invoice dari segi fungsi ataupun dalam dunia purchasing.

Perbedaan Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Quotation Dan Invoice Dari Segi Fungsi
Jika berbicara mengenai quotation dan invoice, maka pada bisnis B2B (Business to Business), keduanya memang sama-sama diperlukan. Jika dilihat dari segi fungsinya, invoice merupakan faktur penjualan yang diberikan pada bagian akhir transaksi. Invoice ini akan diberikan ketika barang telah diterima atau layanan jasa telah selesai dikerjakan. Dalam hal ini, invoice merupakan bukti akan terjadinya transaksi antara pembeli dan penjual mengenai barang atau jasa yang diberikan.

Sedangkan untuk quotation adalah surat penawaran yang diberikan kepad calon pembeli setelah anda membuat permintaan. Quotation ini sering sekali ditemui dan digunakan dalam transaksi B2B. Selain itu, quotation juga digunakan setelah pelanggan menghubungi perusahaan anda untuk melakukan pembelian barang atau penggunaan jasa. Barulah setelah itu, anda bisa memberikan surat penawaran yang dimana di dalamnya berisi harga dari barang atau jasa yang ingin ditawarkan.

Pada umumnya, quotation akan berisikan kode atau deskripsi barang atau jasa yang perusahaan anda ingin tawarkan. Selain itu, informasi biasanya akan ditulis dalam satuan dan jumlah. Ada pula promo dan diskon yang dimasukkan serta harga yang telah diskon tersebut juga akan dituliskan pada surat penawaran ini. Selain itu, qoutation juga diberikan pada saat awal transaksi, sehingga quotation dan invoice adalah dua hal yang sangat berbeda jika dilihat dari fungsinya.

Perbedaan Quotation Dan Invoice Jika Dilihat Dari Transaksi Pruchasing
Selain itu, quotation dan invoice juga memiliki peranan penting dalam pembelian ataupun transaksi purchasing. Disini, quotation adalah sebuah surat penawaran yang mempunyai peranan yang sangat penting pada awal proses pembelian. Untuk itu, pada awal perusahaan akan memberikan pengajaun untuk permintaan mengenai suatu barang. Barulah setelah itu, perusahaan akan mencari supplier atau pemasok yang sesuai dengan yang mereka inginkan. 

Untuk itu, sebuah perusahaan akan mencari pemasok yang memiliki harga dan penawaran yang tepat. Kemudian, setelah menemukan pemasok yang tepat, maka perusahaan tersebut akan mulai mengajukan permintaan mengenai suatu barang atau layanan jasa yang dibutuhkan. Dalam hal ini, pihak pemasok akan memberikan quotation yang berisi jenis dan jumlah barang, serta harga satuan dari setiap barang dan jumlah harga dari barang yang telah diberikan.

Di dalam proses ini, quotation adalah suatu bentuk surat penawaran yang masih dapat berubah, hal tersebut tergantung dari penawarn yang diminta oleh perusahaan yang mengajukan surat penawaran tersebut. Maka, setelah harga disetujui, proses pemesanan barulah bisa terjadi. Setelah barang diterima barulah akan terjadi pengecekan yang meliputi kondisi barang dan kuantitas barang tersebut. Jika sesuai, pihak penerima baru akan membuat invoice.

Untuk itu, setelah perusahaan yang telah menerima barang akan membayarnya dengan harga yang sesuai, kemudian pihak pemasok akan membuat kwitansi yang berisi mengenai pembayaran barang yang telah selesai. Alur tersebut merupakan alur purchasing yang biasa dilakukan oleh penjual dan pembeli. Dengan adanya quotation dan invoice, maka hal tersebut akan mempermudah penjual dan pembeli serta memiliki keuntungan kepada dua belah pihak yang bertransaksi.

0 komentar:

Posting Komentar